mrgaruda | blog yang memberikan informasi seputar Teknologi, Kesehatan, Hewan dan lain - lain | mrgaruda ~ blog yang memberikan informasi seputar Teknologi, Kesehatan, Hewan dan lain - lain | http://mrgaruda.blogspot.co.id
Diberdayakan oleh Blogger.

Penyebab dan Cara Mengatasi Kerontokan Pada Kucing



Penyebab dan Cara Mengatasi Kerontokan Pada Kucing 
Tak sedikit dari catlovers pasti pernah mengeluh tentang bulu kucing kesayangan anda rontok. Apabila bulu kucing yang rontok cukup banyak pasti akan menyusahkan, karena tentu akan tercecer dimana-mana. Lebih parahnya lagi bisa sampai botak yang tentunya akan mengurangi kecantikan kucing kesayangan.

Penyebab dan Cara Mengatasi Kerontokan Pada Kucing
contoh bulu kucing yang rontok


Mungkin kita sudah memberikan perawatan yang terbaik pada kucing peliharaan, seperti makanan yang mengandung gizi dan nutrisi bagus dan mahal. Namun kerontokan bulu kucing itu merupakan hal yang wajar, sebab anak kucing akan berganti bulu bayi antara umur 4 sampai 5 bulan.


Kerontokan pada bayi kucing 

Sering juga disebut dengan shedding akan sangat menganggu jika memang sangat berlebihan atau tidak normal, karena tentu bulu-bulunya akan tersebar dimana-mana (misalnya menempel dibaju, kasur, lantai, dan lain-lain).

         Bulu kucing yang rontok memang hal biasa, namun kalau berlebihan anda harus memahami dan menanganinya dengan segera. Untuk itu, kami akan membahas beberapa cara mengatasi dan penyebab bulu kucing yang rontok tanpa harus ke dokter hewan, berikut penyebabnya;
  1. Stress.
  2. Kurangnya asupan makanan yang bernutrisi.
  3. Perawatan yang tidak tepat (seperti memandikan kucing menggunakan shampoo yang tidak cocok).
  4. Adanya penyakit pada kulit kucing.
  5. Kondisi suhu/cuaca yang terlalu panas.
  6. Kucing sedang memasuki masa birahi.
  7. Penyakit.
Rontoknya bulu kucing yang disebabkan penyakit, diantaranya adalah;

1. Iritasi

Kulit kucing yang terkena iritasi juga akan mengakibatkan kerontokan bulu. Iritasi kulit ini biasanya disebabkan karena pengaruh dari obat, makanan, tersentuh bahan kimia, dan parfum.

2. Alergi gigitan kutu

Alergi yang ditimbulkan oleh gigitan kutu akan berpengaruh dengan lepasnya bulu cantik kucing. Kucing yang terkena alergi kutu bisa dilihat dari kulit yang memerah, adanya benjolan-benjolan di permukaan kulit, gatal, dan tentunya terjadi kerontokan bulu.

3. Alergi Makanan

Selain alergi gigitan kutu, kerontokan bulu juga bisa disebabkan karena terjadinya alergi makanan.  Pemilihan jenis makanan yang tidak cocok bagi kucing peliharaan dapat membuat kucing terserang alergi.

Gejala yang dapat dilihat pada kucing yang terkena alergi makanan adalah seringnya menjilati bagian tubuh yang terkena alergi, warna kulit berubah kemerah-merahan, terjadi radang telinga, gatal, serta rontok bulu.

4. Ringworm

Rontok bulu kucing yang disebabkan adanya jamur hidup dibagian kulit dan bulu yang juga disebut dengan istilah ringworm. Ada beberapa jenis jamur ini, salah satunya adalaha Microsporum. Jamur microsporum terkenal sulit untuk ditangani jika sudah menyerang hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. Dan parahnya lagi, jamur ini juga dapat menyerang kulit manusia.

5. Karena Kutu dan Pinjal

Penyebab bulu kucing rontok lainnya yakni karena kutu atau pinjal dan hewan ini termasuk parasit (artropoda) dengan spesies yang berbeda. Bulu kucing menjadi rontok karena spesies parasit ini tinggal pada bagian kulit dan bulu kemudian merusak struktur kulit sehingga bulu mengalami kerontokan. Untuk mengatasi hal ini, catlovers bisa menggunakan shampo khusus kucing dan mengandung senyawa untuk membasmi parasit atau kutu. 

Anda juga dapat mensiasatinya dengan menyisir bulu kucing secara berkala agar kutu atau pinjal dapat diminimalisir. Jangan menyisir terlalu cepat atau menekan, lebih baik dengan lemah lembut dan menggunakan sisir khusus untuk kucing.

Solusi yang terbaik jika kucing peliharaan anda mengalami rontok bulu yang berlebihan/tidak normal adalah dengan memberinya makanan yang tepat, baik kadar gizi dan nutrisinya. Selain itu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai permasalahan kucing peliharaan anda.

Demikianlah aritkel yang dapat kami sajikan, semoga dapat memberikan hasil yang memuaskan seperti harapan kita semua, jika memiliki masukan, kritik & saran yang  membangun untuk artikel maupun blog ini di persilahkan berkomentar, selamat mencoba dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya :). 

Jangan lupa untuk membaca artikel yang berjudul --) Cara mengawinkan kucing yang benar

Please Share and don't for get to bookmark this page.
Thanks ^_^



Terima kasih telah membaca artikel tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Kerontokan Pada Kucing di blog Mr.Garuda jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

mrgaruda | blog yang memberikan informasi seputar Teknologi, Kesehatan, Hewan dan lain - lain | mrgaruda ~ blog yang memberikan informasi seputar Teknologi, Kesehatan, Hewan dan lain - lain | http://mrgaruda.blogspot.co.id

Sangat tidak diperkenankan berkomentar yang besifat kotor, sara maupun ras, kedepankanlah etika.
Terima kasih sudah berkomentar ^_^