Penyebab dan Cara Mengatasi Kerontokan Pada Kucing
Tak sedikit dari catlovers pasti pernah mengeluh tentang bulu
kucing kesayangan anda rontok. Apabila bulu kucing yang rontok cukup banyak
pasti akan menyusahkan, karena tentu akan tercecer dimana-mana. Lebih parahnya
lagi bisa sampai botak yang tentunya akan mengurangi kecantikan kucing
kesayangan.
![]() |
| contoh bulu kucing yang rontok |
Mungkin kita sudah memberikan perawatan yang terbaik pada kucing
peliharaan, seperti makanan yang mengandung gizi dan nutrisi bagus dan mahal.
Namun kerontokan bulu kucing itu merupakan hal yang wajar, sebab anak kucing
akan berganti bulu bayi antara umur 4 sampai 5 bulan.
Sering juga disebut dengan shedding akan sangat menganggu jika
memang sangat berlebihan atau tidak normal, karena tentu bulu-bulunya akan
tersebar dimana-mana (misalnya menempel dibaju, kasur, lantai, dan lain-lain).
Bulu
kucing yang rontok memang hal biasa, namun kalau berlebihan anda harus memahami
dan menanganinya dengan segera. Untuk itu, kami akan membahas beberapa cara
mengatasi dan penyebab bulu kucing yang rontok tanpa harus ke dokter hewan, berikut penyebabnya;
- Stress.
- Kurangnya asupan makanan yang bernutrisi.
- Perawatan yang tidak tepat (seperti memandikan kucing menggunakan shampoo yang tidak cocok).
- Adanya penyakit pada kulit kucing.
- Kondisi suhu/cuaca yang terlalu panas.
- Kucing sedang memasuki masa birahi.
- Penyakit.
Rontoknya
bulu kucing yang disebabkan penyakit, diantaranya
adalah;
1. Iritasi
Kulit kucing
yang terkena iritasi juga akan mengakibatkan kerontokan bulu. Iritasi kulit ini
biasanya disebabkan karena pengaruh dari obat, makanan, tersentuh bahan kimia,
dan parfum.
2. Alergi gigitan kutu
2. Alergi gigitan kutu
Alergi yang
ditimbulkan oleh gigitan kutu akan berpengaruh dengan lepasnya bulu cantik
kucing. Kucing yang terkena alergi kutu bisa dilihat dari kulit yang memerah, adanya
benjolan-benjolan di permukaan kulit, gatal, dan tentunya terjadi kerontokan
bulu.
3. Alergi Makanan
3. Alergi Makanan
Selain alergi
gigitan kutu, kerontokan bulu juga bisa disebabkan karena terjadinya alergi
makanan. Pemilihan jenis makanan yang tidak cocok bagi kucing peliharaan
dapat membuat kucing terserang alergi.
Gejala yang dapat dilihat pada kucing yang terkena alergi makanan adalah seringnya menjilati bagian tubuh yang terkena alergi, warna kulit berubah kemerah-merahan, terjadi radang telinga, gatal, serta rontok bulu.
4. Ringworm
Rontok bulu
kucing yang disebabkan adanya jamur hidup dibagian kulit dan bulu yang juga
disebut dengan istilah ringworm. Ada beberapa jenis jamur ini, salah satunya
adalaha Microsporum. Jamur microsporum terkenal sulit untuk ditangani jika
sudah menyerang hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. Dan parahnya lagi,
jamur ini juga dapat menyerang kulit manusia.
5. Karena Kutu dan Pinjal
5. Karena Kutu dan Pinjal
Penyebab bulu kucing rontok lainnya yakni
karena kutu atau pinjal dan hewan ini termasuk parasit (artropoda) dengan
spesies yang berbeda. Bulu kucing menjadi rontok karena spesies parasit ini
tinggal pada bagian kulit dan bulu kemudian merusak struktur kulit sehingga
bulu mengalami kerontokan. Untuk mengatasi hal ini, catlovers bisa menggunakan
shampo khusus kucing dan mengandung senyawa untuk membasmi parasit atau
kutu.
Anda juga dapat mensiasatinya dengan menyisir
bulu kucing secara berkala agar kutu atau pinjal dapat diminimalisir. Jangan
menyisir terlalu cepat atau menekan, lebih baik dengan lemah lembut dan
menggunakan sisir khusus untuk kucing.
Solusi yang
terbaik jika kucing peliharaan anda mengalami rontok bulu yang berlebihan/tidak
normal adalah dengan memberinya makanan yang tepat, baik kadar gizi dan
nutrisinya. Selain itu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter hewan
mengenai permasalahan kucing peliharaan anda.
Demikianlah aritkel yang dapat
kami sajikan, semoga dapat memberikan hasil yang memuaskan seperti harapan kita
semua, jika memiliki masukan, kritik & saran yang membangun untuk
artikel maupun blog ini di persilahkan berkomentar, selamat mencoba dan kami
ucapkan terima kasih atas kunjungannya :).
Jangan lupa untuk membaca artikel yang berjudul
--) Cara mengawinkan kucing yang benar
Please Share and don't for get to
bookmark this page.
Thanks ^_^
Thanks ^_^
Terima kasih telah membaca artikel tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Kerontokan Pada Kucing di blog Mr.Garuda jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Sangat tidak diperkenankan berkomentar yang besifat kotor, sara maupun ras, kedepankanlah etika.
Terima kasih sudah berkomentar ^_^